Because Writing is speaking the untold story

  • Archive
  • RSS
  • Ask me anything
  • Submit

banjir,ejeklah …

banyak yang sy sedih hari ini,atau apa faktanya sy sedang sensitif. dibilang ini itulah, apa dasarnya tidak tnya dlu sy kenapa. apa tidak bisa bertanya baik?apakah sy tampang maling yg diintrograsi dan terbukti maling. jujur saya ini tipe pendiam,dan cuek. ketika orang bilang - kesaya,sejatinya sy sudah berusaha menjadi org terbaik untuk org-org yg lain. ini kesan saya. kalian boleh tegur saya sesuka hati,ejek usaha saya,ejek sikap saya,ejek apapun sy miliki. dari saya kecil sy memang jd korban bully. sy keluarga memang bkn org mampu,itu dulu. Alloh kasih rejeki kekeluarga kami,sebuah rumah yg posisinya memang ckup jauh. dari pusat kota sendiri menempuh waktu 1 jam. kami sekeluarga bersyukur,meski pernah sesekali kami mngeluh. rumah itu adalah rumah BTN atau lebih tepatnya KPR. kami beryukur tp kami sudah bangun istana ini dengan harta kami,insyaAlloh halal dan berkah. kata ibu,yang ga berkah ya gak awet. mana tau kal kondisi tanah disini tidak begitu baik. alhasil wilayah kami rentan terkena banjir,akibat aliran air dan got yg tidak lancar. keluarga kami pontang panting,memohon ke Alloh smg kami menjadi org yg cukup untuk ini itu,tidal berlebihan. Alhamdulillah ada duit untuk renovasi rumah,agar tidak banjir. orang tua sy adalah yg terbaik,meski menjadi pengabdi negeri atau PNS,alhamdulillah kami masih meyisihkan dan menghemat untuk ini itu. sy belajar bnyk dari mereka,kerja keras,pantang menyerah,sedikit mengeluh,senang berbagi. tp faktanya sy agak mengeluh ketika seseorang mengejek posisi rumah kami yg sering terkena banjir. dijadikan bahan selingan,dan sya hanya menanggapi dengan ketawa,mengikuti alur dan berparas seolah-olah iya. tp tidak kah anda tau,hati sy ini berapi-api. secara tdk langsung anda mengejek sy dan keluarga. ini rejeki Alloh,Alloh yg kasih,Alloh pula yg kasih banjir jg. kalau tidak mau punya rumah didaerah spt kami,ya tidak perlu disebut-sebut. pikirlah bercandaan anda keterlaluan. anda tidak tahu bagaimana kerasnya org tua sy bekerja,apalagi ibu. saya pun sbg anak jg ikut campur,dlm hal ini. jujur pecah hati sy disini. remuk,tak disangka dan dibayangkan. sy hanya simpan itu dibalik senyum dan rapi. sepanjang pulang kerumah,terlintas terus kejadian itu,sy coba tenangkan diri dengan dzikir. percuma sy cerita ke yg lain,sy simpan kecewa ini didalam hati rapat-rapat. kami masih bersyukur punya atap dari pada harus mengontrak spt orang2.

suatu ketika sy tau seorang guru sy rumahnya memang slalu diposisi banjir,hujan sedikit air sudah menggenang dirumahny. tp itu rumah hasil dari jerih payahnya. dan sy tau itu,betapa syukur mereka mesti terkena banjir wal intensitas curah hujan yg relatif terbilang tidak deras. sy rasakan sendiri,bagaimana lelahnya menggorok air,membersihkan lumpur. lelah pastinya. tp guru pernah bilang,bapak jauh lebih bersyukur krn tiap bulan tidak harus membayar intensif ke pemilik rumah. sy bersyukur bs lindungi kluarga dgn rumah kami mesti spt ini. dan sy beryukur sekali,tuntasnya. pecah haru sy.

  • 6 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Personality is not a thing set in stone. There is very rarely a true “I am what I am” situation. You are who you choose to be. If you don’t like how you are appearing or how you are behaving, take the steps to change it. Look around. Who is truly standing in your way? Most likely, it’s only you.
(via ihatequotesihq)

(via ihatequotesihq)

  • 7 months ago > ihatequotesihq
  • 35
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Ya Rabb,hamba Stuck ya Rabb,permudahkan hamba ya Rabb,buka pikiran hamba ya Rabb ……………….. :(
  • 7 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
duduklah tegap menatap laptopmu,jangan bersedih ketika hujan datang,dengarkan lah alunan lagu instrumen kesukaanmu, maka kau akan sadar kodingan mu lenyap,dan komputernmu mendadak ga respon
#baladaLaptopHang #haiks #yaSudahlah :(
  • 7 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Saat dimana ….

malam ini saya terbangun,ya sehari ini sy habis berpergian bersma biyung(ibu),ada acara keluarga. sebenarnya bukan itu juga sih,hari ini sy sdh meniatkan untk berangkat merapat ke lingkaran sabtu. tapi syangnya tertunda,ya smoga Alloh menghitung niat sy. tepat jam segini juga,pada malam sebelumnya sy terbangun,mendadak hidung ini mengeluarkan sesuatu yg tercium amis. ya pasti anda sudah bisa menebak. pada malam itu sya ingin mengoding,berniat ingin mengerjakan skripsi dan memperbaiki kodingan yg masih teka teki. kepala saya tersentak seperti dihajar,jari - jari sya pun gemetar,ya Rabbana pada saat itu kepala sy pusing sekali. tepat sekitar jam 8 nan,sy berbaring dikasur. terlentang dan sya hanya bisa tahlil dan takbir. tak sadarkan diri hingga melewati tengah malam,sy terbangun,syukurnya kasur sy tdk terbanjiri oleh tetesan darah yg keluar dari hidung. sy bangun pun sudah merasa hidung ini tidak enak,segera sy bersihkan,dikran air diluar. rasanya memang tidak enk,spt ada yg mengganjal. mencium pun tak sedap. sy pastikan kondisi sy benar kembali normal,sy trun kebawah,diambilah susu ultra diam-diam dari balik lemari es. tangan kiri sy menggenggam sejumlah tisu,dan tngn kiri sy tdk berhenti meneguk susu ditangga. sy pastikan kondisi sy tdk sepusing td. selepas itu sy pun kembali membersihkan diri,membungkus sekumpulan tisu td kedalam plastik dan membuang ketempat sampah agar tdk ada yg tau. sy kemudian memasuki kamar mandi,membilas diri dan mengambil wudhu. kembalilah sy melangkah kekamar,dalam doa disholat sy. sy bertanya kenapa ya Alloh,rasanya tidak masuk akal rasa sakit itu. wah bener deh pusing gak kepayang,terlebih jari jemari sy pd bergetar. sy tdk mengeluhkan sedikit pun pada-Mu ya Rabb. malah justru sy bersyukur,masih bisa menyebut asma-Nya. disaat yang sy tidak sadar. disinilah diluar akal sy. bagaimana sy bisa sedemikian menahan rasa sakit itu dengan mengingat-Nya. owh ternyata memang Alloh sudah janji,

“[yaitu] Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan dzikir hati menjadi tentram.” [Ar-Ra’d : 28]

“ Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152] “Maka apabila kamu telah selesai shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri,duduk dan di kala berbaring.”[An-Nisa:103]

melihat dari itu tidak pernah terpikirkan oleh kita,kapan saat-saat terburuk datang kepada kita. masih mampukah kita mengingat-Nya. Alloh membuat sy begitu berpikir dan termenung,ya dikarenakan kejadian ini membuat sy merasa aneh. mendadak pusing,terjatuh dikasur {syukurnya} dan sempat tak sadarkan diri. kal orang rumah mengiranya saya hanya tidur lebih awal. tp jauh dari kejadian ini semakin membuat sy berpikir keras,mungkin Alloh menegur sy karena perilaku sy,berbalik intropeksi karena akhir - akhir ini sy sk berantem sama mamake ketika sy sdg kurang begitu sehat. ~love biyung~

  • 7 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Page 1 of 6
← Newer • Older →

Logo

About

The good thing about writing for yourself is that you only have to really answer to yourself.
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask me anything
  • Submit
  • Mobile
Effector Theme by Pixel Union